Senin, 12 Desember 2022

What Is Crypto Minting?

 

Crypto Minting


What is Crypto Minting?

Crypto minting yaitu proses cara memecahkan masalah data untuk memvalidasi sebuah informasi, membuat blok baru dan dan merekam informasi ke dalam blockchain melalui protokol “bukti kepemilikan”

Proses crypto minting biasanya menggunakan algoritma konsensus Proof-of-Stake. 

Proof of stake adalah metode pencetakan tentang bagaimana blok dibentuk melalui pertaruhan sebagai lawan dari "penambangan" di bawah protokol "bukti kerja"

Apa Perbedaan Crypto Minting dan Crypto Mining?

Crypto mining yaitu sebuah proses/cara untuk mendapatkan aset kripto dengan memecahkan persamaan kriptografi dengan menggunakan komputer berdaya tinggi.

Proses penyelesaian itu terdiri dari memverifikasi blok data dan menambahkan catatan transaksi ke public record atau decentralized ledger yang dikenal sebagai blockchain.

Perbedaan utama dalam crypto minting dan crypto mining yaitu yang satu memerlukan Proof-of-Work, yang mana dilakukan dengan cara mining. Sedangkan yang lainnya melalui konsensus Proof-of-Stake, yang dilakukan melalui staking.

1. Dalam mining, untuk bisa menghasilkan aset kripto, para miners harus melakukan pemecahan persamaan kriptografi yang kompleks sebagai imbalannya (imbalan berupa sejumlah aset kripto). 

2. Pada hasil mining atau Proof-of-Work, blok baru kemudian dapat ditambang. Mining blok baru dapat mempengaruhi kelanjutan blockchain. Dengan ini, mining memiliki tujuan yaitu untuk membuat koin baru dan menyimpan log dari semua transaksi token yang ada.

3. minting, di bawah mekanisme Proof-of-Stake, koin tidak dapat dicetak melalui mining, melainkan melalui stakingProof-of-Stake memiliki validator, di mana PoS mengizinkan validator untuk mencetak blok baru.

Bagaimana Crypto Minting Bekerja?

Crypto minting mencetak koin baru melalui mempertaruhkan token yang ada di bawah mekanisme Proof-of-Stake (PoS).

Minting terdesentralisasi dan secara teori, siapa pun yang mempertaruhkan cukup banyak aset di jaringan dapat membuat token baru tanpa memerlukan otorisasi untuk melakukannya.

Ekosistem crypto juga mencetak aset lain, seperti Non-Fungible Tokens (NFTs).

Kesimpulannya, Pencetakan Crypto Minting membuat token baru dengan menggunakan token yang ada dan dimiliki di jaringan sebagai jaminan, sesuai dengan mekanisme Proof-of-Stake (PoS).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Moodle A. What is Moodle? Moodle diciptakan oleh Martin Dougiamas.   Moodle Yaitu salah satu  platform  untuk belajar yang bisa digunakan un...