Selasa, 27 November 2018

Bahaya nya media sosial bagi para pelajar




Media sosial adalah sebuah media daring, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blogjejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.


Ciri-ciri

Media sosial mempunyai ciri-ciri sebagai berikut  :
  • Pesan yang di sampaikan tidak hanya untuk satu orang saja namun bisa keberbagai banyak orang contohnya pesan melalui SMS ataupun internet
  • Pesan yang di sampaikan bebas, tanpa harus melalui suatu Gatekeeper
  • Pesan yang di sampaikan cenderung lebih cepat di banding media lainnya
  • Penerima pesan yang menentukan waktu interaks


Bahaya nya media sosial bagi pelajar

1. Cyber Bullying
Perpeloncoan terutama di kalangan pelajar yang menggunakan media seperti Facebook banyak melahirkan perundungan cyber yang sama depresif akibatnya seperti perundungan pada umumnya.
2. Memicu Kejahatan
Media sosial bisa menjadi lahan bagi predator untuk melakukan kejahatan. Anak-anak bahkan remaja belum tentu bisa mengidentifikasi orang yang dikenal melalui meda sosial menggunakan identitas asli atau palsu. Bisa jadi "teman" dalam media sosial merupakan kumpulan atau orang yang berniat melakukan tindak kejahatan.
3. Komunikasi Buruk
Semakin anak kecanduan media sosial, ia hanya akan mementingkan diri sendiri. Kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain juga bisa menghilang. Hal ini karena anak-anak dan remaja tersebut tidak pernah berhubungan dengan masyarakat sekitar. Pengetahuan tentang seluk beluk berkomunikasi di kehidupan nyata, seperti bahasa tubuh dan nada suara, juga menjadi berkurang.
4. Ancaman Ujaran Kebencian
Penggunaan agama untuk kepentingan politik, seruan kebencian pada golongan minoritas, sampai praktek-praktek tingkah laku yang kasar, penuh kebencian sering hadir sehari-hari dalam genggaman tanpa saringan. Jika tak bisa memilah sejumlah informasi tersebut, anak-anak dan remaja rentan terhadap provokasi ujaran kebencian.
5. Perkembangan Emosi
Pada remaja, perkembangan emosi tidak terlepas dari interaksinya dari lingkungan sosial. Bila lingkungan sosial yang ada di sekeliling remaja berupa lingkungan sosial yang "virtual" dan tidak pada kenyataannya, maka perkembangan emosi remaja juga cenderung tidak kuat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Moodle A. What is Moodle? Moodle diciptakan oleh Martin Dougiamas.   Moodle Yaitu salah satu  platform  untuk belajar yang bisa digunakan un...